Pokok Bahasan:
1. Konsep dan batasan Belajar dan Pembelajaran.
2. Prinsip pembelajarana yang baik (Umum dan Khusus).
3. Strategi dan pendekatan Pembelajaran
4. Konsep/batasan/jenis dan karateristik Anak Berkebutuhan khusus
5. Sistem pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan setiap individu anak berkebutuhan khusus
6. Pembelajaran yang Menyenangkan
7. Tugas dan Funfsi Guru merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan belajar-mengajar
8. Pembinaan antar pribadi sesuai prinsip dan kode etik pendidikan khusus.
1. Konsep dan batasan Belajar dan Pembelajaran.
Kegiatan belajar-mengajar merupakan inti dari pelaksanaan kurikulum
Baik-buruknya mutu pendidikan atau mutu lulusan banyak dipengaruhi oleh mutu kegiatan belajar-mengajar
Jika mutu kegiatan belajar-mengajarnya bagus, dapat diprediksi bahwa mutu lulusan bagus; atau sebaliknya, jika mutu kegiatan belajar-mengajarnya tidak bagus, maka mutu lulusannya juga tidak bagus
Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar harus dirancang dengan baik, sesuai prinsip-prinsip pembelajaran:
a. Sesua dengan kemampuan dan kebutuhan siswa setiap individu siswa
b. Sesuai dengan kompetensi guru,
c. Media pembelajaran yang tepat
d. Sumber belajar yang memadai
e. Strategi dan metode pembelajaran yang memadai, dan
f. Sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal.
Batasan Pendidikan khusus:
Pendidikan Khusus adalah suatu bentuk system pendidikan dimana anak berkebutuhan khusus merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat dan oleh karena itu strategi pembelajarannya disesuaikan dengan kebutuhan dan karekteristik individu anak.
Oleh karena itu:
Sistem KBM harus menyesuaikan kebutuhan setiap individu anak.
KBM harus menyenangkan
Guru harus memperhatikan perkembangan setiap individu anak.
Fakta menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah penyelenggara sistem pendidikan Khusus menghadapi masalah yang bervariasi.
Sehubungan dengan permasalahan di atas, maka sebagai solusi awal perlu penguasaan konsep dan teori tentang Kegiatan Belajar Mengajar, yang diharapkan dapat dipergunakan oleh para guru yang bertugas pada sekolah dan praktisi pendidikan lainnya sebagai bekal dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan belajar-mengajar.
Tugas Guru dalam KBM
1) Perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar
2) Pealaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar
3) Mengevaluasi
Perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar
A. Guru dalam merancang kegiatan belajar-mengajar harus mepertimbangkan:
1. Kemampuan setiap individu siswa/murid.
2. Karakteristik siswa/murid, dan
3. Mengacu kepada kurikulum yang telah dikembangkan.
B. Dalam merumuskan perencanaan kegiatan belajar mengajar pada kelas Khusus guru harus memikirkan/mempertimbangkan bagaimana:
1. Merencanakan pengelolaan kelas
2. Merencanakan pengorganisasian bahan/materi
Minggu, 24 Januari 2010
BY FAIR
Pokok Bahasan:
1. Konsep dan batasan Belajar dan Pembelajaran.
2. Prinsip pembelajarana yang baik (Umum dan Khusus).
3. Strategi dan pendekatan Pembelajaran
4. Konsep/batasan/jenis dan karateristik Anak Berkebutuhan khusus
5. Sistem pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan setiap individu anak berkebutuhan khusus
6. Pembelajaran yang Menyenangkan
7. Tugas dan Funfsi Guru merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan belajar-mengajar
8. Pembinaan antar pribadi sesuai prinsip dan kode etik pendidikan khusus.
1. Konsep dan batasan Belajar dan Pembelajaran.
Kegiatan belajar-mengajar merupakan inti dari pelaksanaan kurikulum
Baik-buruknya mutu pendidikan atau mutu lulusan banyak dipengaruhi oleh mutu kegiatan belajar-mengajar
Jika mutu kegiatan belajar-mengajarnya bagus, dapat diprediksi bahwa mutu lulusan bagus; atau sebaliknya, jika mutu kegiatan belajar-mengajarnya tidak bagus, maka mutu lulusannya juga tidak bagus
Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar harus dirancang dengan baik, sesuai prinsip-prinsip pembelajaran:
a. Sesua dengan kemampuan dan kebutuhan siswa setiap individu siswa
b. Sesuai dengan kompetensi guru,
c. Media pembelajaran yang tepat
d. Sumber belajar yang memadai
e. Strategi dan metode pembelajaran yang memadai, dan
f. Sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal.
Batasan Pendidikan khusus:
Pendidikan Khusus adalah suatu bentuk system pendidikan dimana anak berkebutuhan khusus merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat dan oleh karena itu strategi pembelajarannya disesuaikan dengan kebutuhan dan karekteristik individu anak.
Oleh karena itu:
Sistem KBM harus menyesuaikan kebutuhan setiap individu anak.
KBM harus menyenangkan
Guru harus memperhatikan perkembangan setiap individu anak.
Fakta menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah penyelenggara sistem pendidikan Khusus menghadapi masalah yang bervariasi.
Sehubungan dengan permasalahan di atas, maka sebagai solusi awal perlu penguasaan konsep dan teori tentang Kegiatan Belajar Mengajar, yang diharapkan dapat dipergunakan oleh para guru yang bertugas pada sekolah dan praktisi pendidikan lainnya sebagai bekal dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan belajar-mengajar.
Tugas Guru dalam KBM
1) Perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar
2) Pealaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar
3) Mengevaluasi
Perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar
A. Guru dalam merancang kegiatan belajar-mengajar harus mepertimbangkan:
1. Kemampuan setiap individu siswa/murid.
2. Karakteristik siswa/murid, dan
3. Mengacu kepada kurikulum yang telah dikembangkan.
B. Dalam merumuskan perencanaan kegiatan belajar mengajar pada kelas Khusus guru harus memikirkan/mempertimbangkan bagaimana:
1. Merencanakan pengelolaan kelas
2. Merencanakan pengorganisasian bahan/materi
1. Konsep dan batasan Belajar dan Pembelajaran.
2. Prinsip pembelajarana yang baik (Umum dan Khusus).
3. Strategi dan pendekatan Pembelajaran
4. Konsep/batasan/jenis dan karateristik Anak Berkebutuhan khusus
5. Sistem pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan setiap individu anak berkebutuhan khusus
6. Pembelajaran yang Menyenangkan
7. Tugas dan Funfsi Guru merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan belajar-mengajar
8. Pembinaan antar pribadi sesuai prinsip dan kode etik pendidikan khusus.
1. Konsep dan batasan Belajar dan Pembelajaran.
Kegiatan belajar-mengajar merupakan inti dari pelaksanaan kurikulum
Baik-buruknya mutu pendidikan atau mutu lulusan banyak dipengaruhi oleh mutu kegiatan belajar-mengajar
Jika mutu kegiatan belajar-mengajarnya bagus, dapat diprediksi bahwa mutu lulusan bagus; atau sebaliknya, jika mutu kegiatan belajar-mengajarnya tidak bagus, maka mutu lulusannya juga tidak bagus
Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar harus dirancang dengan baik, sesuai prinsip-prinsip pembelajaran:
a. Sesua dengan kemampuan dan kebutuhan siswa setiap individu siswa
b. Sesuai dengan kompetensi guru,
c. Media pembelajaran yang tepat
d. Sumber belajar yang memadai
e. Strategi dan metode pembelajaran yang memadai, dan
f. Sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal.
Batasan Pendidikan khusus:
Pendidikan Khusus adalah suatu bentuk system pendidikan dimana anak berkebutuhan khusus merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat dan oleh karena itu strategi pembelajarannya disesuaikan dengan kebutuhan dan karekteristik individu anak.
Oleh karena itu:
Sistem KBM harus menyesuaikan kebutuhan setiap individu anak.
KBM harus menyenangkan
Guru harus memperhatikan perkembangan setiap individu anak.
Fakta menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah penyelenggara sistem pendidikan Khusus menghadapi masalah yang bervariasi.
Sehubungan dengan permasalahan di atas, maka sebagai solusi awal perlu penguasaan konsep dan teori tentang Kegiatan Belajar Mengajar, yang diharapkan dapat dipergunakan oleh para guru yang bertugas pada sekolah dan praktisi pendidikan lainnya sebagai bekal dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan belajar-mengajar.
Tugas Guru dalam KBM
1) Perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar
2) Pealaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar
3) Mengevaluasi
Perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar
A. Guru dalam merancang kegiatan belajar-mengajar harus mepertimbangkan:
1. Kemampuan setiap individu siswa/murid.
2. Karakteristik siswa/murid, dan
3. Mengacu kepada kurikulum yang telah dikembangkan.
B. Dalam merumuskan perencanaan kegiatan belajar mengajar pada kelas Khusus guru harus memikirkan/mempertimbangkan bagaimana:
1. Merencanakan pengelolaan kelas
2. Merencanakan pengorganisasian bahan/materi
Langganan:
Komentar (Atom)
